Story of Mala

Mungkin itu di musim saat pohon-pohon tidur dan menggugurkan daunnya. Aku bercerita padamu, di saat aku sedang sedikit uangnya.
“Tenang! Tuhan itu Maha baik, dan kalau hari ini Tuhan Sangat Maha baik, tentu akan ada rizki untukku”

Kamu menunggu kata-kata selanjutnya. Itu yang membuat Aku merasa kamu istimewa, menunggu selesai semua yang ingin kuucapkan dan dengan sabar mendengarkan.

“Nanti, waktu aku pulang, aku akan jalan sambil melihat ke bawah, dan jika beruntung aku akan mendapatkan uang sepuluh ribu yen, hmmmm…lalu aku akan belikan uang itu makanan, dan berpesta-pora dengan uang itu.

Tapi karena Tuhan itu Maha baik dan Maha tahu, Ia akan tahu kalau aku menemukan uang di jalan, aku akan berpesta-pora. Sehingga Tuhan tidak jadi memberikan kesempatan padaku untuk menemukan uang di jalan, agar aku tidak jadi pesta-pora”

“Tuhan itu sangat baik ya, mejagamu dari tidak baik” kamu jawab.

“ya, betul! Dia menjagamu juga”

Akhirnya, kamu tersenyum, senyum yang seakan-akan memberi tahu aku bahwa kau adalah seorang Malaikat yang sedang menyamar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s