Keliling Kagoshima bersama SATI: “Gunung Sakurajima”

Rijal003

Salam jumpa dari Kota Kagoshima. Kali ini kita akan berkeliling kota Kagoshima bersama Sati, mengunjungi berbagai tempat menarik di Kagoshima serta cerita yang terdapat di baliknya. Sati bersama sepeda favoritnya, akan bercerita, memotret dan menggambarkan tentang Kota Kagoshima.

Screenmemo_2013-12-31-03-59-12Peta Gunung Sakurajima dari Om Google.

Kota Kagoshima saat ini, sedang musim dingin, karena letaknya di bagian selatan Jepang membuat kota ini tidak terlalu dingin dibandingkan dengan kota-kota di bagian utara. Salju pun jarang turun di Kota ini, kalaupun ada hanya berupa hujan dan kalau menumpuk hanya bertahan satu atau dua hari saja. Namun suhunya tetap berkisar di bawah 200 C, sehingga kita perlu menyiapkan jaket tebal dan sarung tangan, dan siap berkeliling Kota Kagoshima bersama Sati.

Rijal011Sati : “Ini adalah Gunung Sakurajima dilihat dari Kota Kagoshima, lagi erupsi tuh!”.

Kali ini Sati akan bercerita tentang gunung Sakurajima. Kota Kagoshima terkenal akan Gunung Sakurajimanya, gunung dengan tipe stratovolcano ini adalah gunung yang sangat aktif. Rata-rata 1 kali letusan atau erupsi setiap harinya dalam jangka waktu satu tahun. Letusan yang paling besar terjadi pada tahun 1914. Momen ini diabadikan oleh Kuroda Seiki dan muridnya Yamashita Kanahide dalam sebuah lukisan. Lukisan Kuroda Seiki tersebut dapat kita jumpai di museum seni di Kota Kagoshima. Berdasarkan sejarah, dahulu kala Gunung Sakurajima terpisah dari semenanjung Satsuma dan Osumi. Akibat letusan yang terjadi pada tahun 1914 ini, membuat Gunung Sakurajima menyatu dengan Semenanjung Osumi namun masih tetap terpisah dengan Semenanjung Satsuma. Pemerintah Kota Kagoshima membuat patung Kuroda Seiki dan muridnya tersebut, patung ini terletak dekat stasiun tram “Takamibaba”. Patung ini merupakan salah satu dari beberapa patung yang bercerita tentang sejarah Kagoshima.

Sati- Sakurajima (3)Foto Patung Kuroda Seiki dan muridnya oleh Sati.

Rijal017Sati : “Itu patung Kuroda Seiki dan muridnya, mereka akan melukis Gunung Sakurajima pada tahun 1914”.

Setiap kali erupsi, Gunung Sakurajima yang sangat aktif ini akan mengeluarkan abu-abu vulkanik. Abu-abu vulkanik tersebut akan terbawa angin dan menutupi daerah di sekitarnya. Pada musim dingin abu-abu tersebut akan diterbangkan oleh angin dari arah barat, sehingga abu-abu tersebut akan sampai di semenanjung Osumi. Sedangkan pada musim panas, angin yang bertiup dari arah timur akan menerbangkan ke arah sebaliknya. Dan hal yang menariknya adalah Kota Kagoshima yang terletak di sebelah barat gunung Sakurajima, akan selalu diselimuti abu dari Sakurajima setiap kali erupsi di musim panas. Ini adalah permasalahan lain di Kota Kagoshima setiap kali Gunung Sakurajima erupsi di waktu musim dingin. Pada waktu musim panas, sebaiknya selalu sediakan masker saat berada di Kota Kagoshima.

Rijal013Sati waktu musim panas dengan abu Sakurajima diman-mana: “Kalo Sakurajima erupsi, semuanya jadi ribet, aduh!”.

Sampai jumpa lagi dengan Sati dalam Keliling Kota Kagoshima selanjutnya. Jalan-jalan selanjutnya kita akan membahas hal menarik lainnya yang dijumpai di Kota Kagoshima. Salam dari Sati di Kota Kagoshima.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s