Antboy

Cerita ini bermula dari sebuah gambar tentang seorang pahlawan yang hampir mirip dengan “Kamen Rider”. Keisengan pada siang itu berbuah sesuatu yang tidak terduga. sebuah gambar yang akhirnya diberi nama “Ksatria Formica” menjadi awal dari kisah ini. Kisah petualangan yang memberi batas tipis terhadap nyata dan mimpi.

DSC_0235“Ksatria Formica”.

DSC_0236Setelah membuat gambar yang sangat sederhana tercipta, sosok yang sepertinya pahlawan yang bertopeng dan memiliki scarf yang melambai-lambai ditiup angin, seolah-olah menjadi pahlawan pemberani yang membasmi semua kejahatan dan menegakkan kebenaran. Pahlawan yang sepertinya akan berjuang mati-matian untuk hal itu. Namun tiba-tiba saja gambar tersebut bergerak. hal itu sangat mengejutkan, bagaimana mungkin gambar bisa bergerak, kecuali ada magic untuk menggerakkannya seperti dalam acara sulap yang sering kulihat. Namun gambar itu memang bergerak, dan perlahan-lahan mulai keluar dari lembaran kertas.

DSC_0240Selanjutnya sosok itu hampir keluar sepenuhnya, mengamati keadan di sekitar.

Melihat hal itu membuatku terkejut, “Waaaaaa…siapa kau?”.

Gambar itu diam dan hanya terheran-heran dalam dunia yang Ia rasa asing.

DSC_0243Kemudian Ia berdiri dan perlahan-lahan berjalan untuk menatap kepadaku, dengan caranya menengadah sudah sangat jelas menyatakan bahwa betapa besar ukuran tubuhku dibandingkan dengannya.

DSC_0252Masih belum hilang rasa terkejutku, tapi penasaran tentang apa dan bagaimana ini terjadi masih menjadi tanda tanya yang besar. Tanpa ragu-ragu setelah memberanikan diri aku ambil scarf yang terlilit di lehernya, dan kuangkat tinggi. Hal itu hanya ingin memastikan bahwa itu tidak nyata.

Namun apa yang terjadi bukannya aku mengerti, tapi malah semakin bingung. Hal yang baru saja kulalukan membuatnya meradang, kemudian Ia mulai meronta-ronta dan sangat marah. Aku tidak peduli, dengan suara lantang aku bertanya

“siapa kau? dan apa yang telah terjadi sehingga kau bisa begini?”.

DSC_0262Ia masih meronta-ronta dan tidak bisa diam, sedikit kukeraskan suaraaku, dan mengulangi pertanyaan yang sama.

“siapa kau? dan apa yang terjadi?”.

“tidak akan kulepaskan sebelum kau menjawab semua pertanyaanku” sambungku lagi dengan sedikit mngancam.

Akhirnya, ia menjawab. Aku adalah gambar yang kau buat dan satu-satunya gambar yang mendapatkan kekuatan untuk hidup.

“apakah yang kau maksud seperti buah yomi-yomi no mi milik sang Musician Brook dalam cerita one piece”.

Ia menjawab, “kalau menurutmu begitu, mungkin memang seperti itu adanya”.

“lalu apa yakan kau lakukan di sini?” aku kembali bertanya.

“…” Ia diam.

“apakah kau akan menginvasi bumi, seperti cerita alien-alien atau kau akan mengubah seluruh umat manusia menjadi zombie-zombie tanpa nyawa”.

“kurasa aku tidak mempunyai kekuatan seperti itu, walaupun aku seorang pahlawan yang sangat tangguh”. Ia berkata.

Kuturunkan dan kuletakkan kembali Ia di atas meja kerjaku.

“lalu siapa namamu?” aku kembali bertanya.

“kau yang memberiku nama dengan “Ksatria Formica”, tapi aku tidak suka dengan nama itu. Nama itu sangat aneh bagiku. aku ingin mengganti namaku. Bagaimana kalau kau panggil saja aku Antboy”. katanya sambil mengancungkan tangan untuk bersalaman.

“…Antboy”, aku sedikit heran. “nama itu terlalu jantan dan tidak pantas untukmu” aku kembali merasa keberatan.

“pokoknya kau panggil aku ANTBOY, karena aku adalah Antboy, titik…” katanya tegas.

akhirnya aku mengalah, walau terasa aneh berbicara dengan gambar yang hidup dan bergerak, takkan ada yang akan percaya cerita ini, tapi aku tetap menyambut tangannya untuk bersalaman.

DSC_0245“Salam kenal, Antboy”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s