Lihatlah Lebih Dekat Lagi!

Musim dingin yang indah, saat-saat dimana hamparan bumi ditutupi oleh permadani putih yang menyilaukan mata, namun tetap indah dipandang walau dingin dan kaku terasa. Butiran-butiran es yang merangkai hamparan salju, tidaklah sama dengan bongkahan-bongkahan es, walau keduanya tetap dingin dan kaku. Coba lihatlah lebih dekat, apakah masih terlihat sama, atau itu hanya sebuah fatamorgana. Akankah bongkahan-bongkahan es yang dingin dan kaku ini juga merangkai hamparan salju yang indah. Atau bongkahan itu memerlukan sentuhan sang peri salju. Peri salju yang menggunakan Kimono putih dengan hiasan bunga Chrysanthemum yang juga berwarna putih, atau keindahan hamparan salju itu bukanlah butiran maupun bongkahan es, melainkan peri salju itu sendiri. Lihatlah lebih dekat lagi.

Apakah peri salju itu terlihat, cobalah lebih dekat lagi, atau itu hanya sebuah fatamorgana. Jika semua menjadi fatamorgana yang ada di dunia, begitu juga dengan keindahan. Keindahan itu fatamorgana, peri salju itu fatamorgana, bongkahan es itu fatamorgana, butiran-butiran es itu fatamorgana dan keindahan itu hanyalah fatamorgana.

Apabila semua menjadi fatamorgana yang terlihat sangat samar, maka lihatlah lebih dekat lagi. Apakah semuanya hanya fatamorgana, tanpa ada keindahan yang sejati atau fatamorgana itu menghasilkan sebuah keindahan yang luar biasa. Akan terasa lebih samar jika semua fatamorgana ini dilihat dengan sekilas, saat-saat mata tersilaukan dengan hamparan salju tanpa melihat bongkahan-bongkahan es atau butiran-butiran es yang merangkainya, tanpa mengenali peri salju yang membuat indah hamparan ini dengan kehadirannya. Lihatlah lebih dekat lagi.

Fatamorgana ini akan memainkan dan menipu semua indera pada manusia, lalu apa yang harus dipercaya, saat semua terkecoh oleh fatamorgana. Mungkin hati bisa membantu, tanyakanlah pada hati apa yang terlihat. Jangan salahkan hati apabila masih terlihat samar, cobalah lihat lebih dekat lagi. Hilangkan semua gangguan yang ada dari panca indera. Biarkan hanya hati saja yang merasakan dan melihat, sehingga keindahan sejati itu terlihat dan terasakan.

Image

Hati yang merah ini melihat lebih dekat semua keindahan sejati, tanpa terkecoh oleh semua fatamorgana. Hati yang merah akan melihat secara keseluruhan dari hamparan salju musim dingin bersama bongkahan-bongkahan es dan butiran-butirannya, juga peri salju cantik yang selalu membuat salju itu indah. Saat semua dilihat lebih dekat oleh hati, maka semuanya menjadi indah, fatamorgana ini hanyalah mimpi buruk yang indah, dimana saat terbangun dari mimpi ini, masih akan terlihat indah sebagai suatu perjalanan hidup.

Musim dingin yang indah dengan hamparan salju putih menutupi setiap jengkal tanah, di tengah hamparannya peri salju yang memakai kimono berwarna putih yang berhiaskan bunga Chrysanthemum, menari dan tersenyum dengan cantiknya. Saat mata tersilaukan, hati tetap percaya bahwa semua itu indah. Musim dingin yang indah, walau hanya fatamorgana dalam hidup yang indah, saat hati meyakini hal itu adalah indah, saat itulah terangkai fatamorgana lain yang disebut dengan senyuman, saat itulah hidup terus berjalan tahap demi tahap. Fatamorgana indah yang dilihat lebih dekat, lebih dekat lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s