Lagu anak-anak

Jepang adalah Negara yang menghasilkan banyak film animasi dan komik yang lebih dikenal dengan Manga. Untuk film animasi, salah satu film yang sangat saya suka dan juga anak-anak di jepang, bahkan film ini sudah beredar di manca negara, judulnya adalah “Tonari no Totoro”. Tonari no Totoro merupakan film yang diproduksi pada tahun 1988, tapi anak-anak zaman sekarang pun masih sangat menyukainya, hal ini terbukti dengan seringnya mereka menyanyikan lagu soundtrack untuk film ini. Lagu yang memiliki judul yang sama dengan filmnya. Mereka sangat hafal lagu tersebut, karena di sekolahnya mereka juga diajarkan tentang lagu ini dan lagu anak-anak lainnya. Lagu tonari no totoro menurut saya adalah lagu yang sangat cocok untuk anak-anak, penuh dengan fantasi, imajinasi, dan penuh semangat petualangan.

Saya menulis artikel ini sambil mendengarkan lagu Tonari no Totoro. Dan ketika saya mendengarkan lagu ini, saya teringat tentang anak-anak Indonesia pada zaman sekarang. Saya memiliki suatu pendapat tentang lagu anak-anak atau lebih tepatnya lingkungan di masa kecil akan mempengaruhi sikap dan tindakan di kala dewasa. Sebelum lebih lanjut membahas topik ini, mari kita menyanyikan lagu Totoro yang penuh semangat.

Romanji (Japan)                                                             Translate (English)

To to ro Totoro                                                                To to ro Totoro

To to ro Totoro                                                                To to ro Totoro

Dareka ga kossori                                                           someone secretly

Komichi ni konomi uzumete                                      bury a berry in side of road and

Chisaname haetara himitsu no ango                      when small sprout grows, the secret code

Mori e no pasupooto                                                   is the passport to the forest

Sutekina bouken hajimaru                                         a wonderful journey will begin

Tonari no Totoro                                                            my neighbor Totoro

Totoro…Totoro…Totoro                                              Totoro…Totoro…Totoro

Mori no naka ni mukashi kara sunderu                 living in the forest since the past

Tonari no Totoro                                                            my neighbor Totoro

Totoro…Totoro…Totoro                                              Totoro…Totoro…Totoro

Kodomo no toki ni dake Anata ni otozureru       it visits you only  when you are a kid

Fushigina de ai                                                          a very mysterious meeting

Ame furi basu tei                                                           raining at the bus stop

Zubuneru obake ga itara                                             if there’s a drenched ghost

Anata no amagasa sashite agemasho                    let him under your umbrella

Mori e no pasupooto                                                   is the passport to the forest

Mahou no tobira akimasu                                          the magical door will open

Tonari no Totoro                                                            my neighbor Totoro

Totoro…Totoro…Totoro                                              Totoro…Totoro…Totoro

Tsukiyo no ban ni okarina fuiteru                it blows upon its ocarina on the night if the moon

Tonari no Totoro                                                            my neighbor Totoro

Totoro…Totoro…Totoro                                              Totoro…Totoro…Totoro

Moshino aeta nara sutekina shiawase ga         if you ever meet him, a wonderfull happiness

anata ni kuruwa                                                              will come to you

Totoro…Totoro…Totoro                                              Totoro…Totoro…Totoro

Begitulah lirik lagu Totoro yang penuh dengan fantasi. Anak-anak disini lebih menyukai lagu-lagu anak-anak dan soundtrack dari anime khusus anak, apabila keadaan ini dibandingkan dengan Indonesia, sangat bertolak belakang sekali.

Anak-anak kecil di Indonesia lebih menyukai lagunya Noah, Smash, dan group band lainnya yang menurut saya belum pantas untuk mereka nyanyikan. Bahkan ada group band anak-anak yang lagunya sangat tidak cocok untuk mereka. Saya merasa kasihan terhadap para calon-calon penerus bangsa. Mereka terlalu cepat untuk menjadi dewasa, sehingga ketika mereka dewasa menghasilkan orang-orang yang cara berpikirnya seperti kanak-kanak, begitulah Negara Indonesia saat ini. Negara yang dipimpin oleh orang-orang yang berpikiran seperti anak-anak. Orang-orang yang tidak mencari solusi untuk kesejahteraan rakyat, mereka hanya berpikir bagaimana perut mereka bisa kenyang.

Saya hanya memberikan pandangan saya terhadap negeri ini, silahkan anda untuk mengamati sendiri, apakah tindakan para wakil rakyat dan orang-orang yang mengurus pemerintahan itu salah atau benar. Kita ambil contoh kasus organisasi sepak bola PSSI, apa yang terjadi?. Bukannya mencari solusi yang terbaik untuk sepak bola Indonesia, tapi melainkan menambah rumit permasalahan, dengan dibuat organisasi tandingan, bahkan sampai dunia internasional memberikan teguran, teguran itu hanya lewat begitu saja. Permasalahan lainnya seperti KPK (komisi pemberantasan korupsi) yang tujuannya sangat baik, untuk memberantas korupsi di Indonesia. namun apa yang terjadi, semua pihak yang merasa dirinya terancam dengan tindak-tanduk KPK, malah balik menyerang KPK, seperti POLRI yang takut kasusnya terbongkar, malah balik menyerang KPK dan begitu juga pihak2 lainnya. Bahkan kasus terbaru yang sedang lagi hangat-hangatnya, Bupati Garut yang menikah 4 hari, sangat aneh di dengar, atau semuanya sudah menutup mata, telinga dan mulut untuk Negara ini. Indonesiaku sayang, Indonesiaku malang.

Sangat disayangkan sekali, jika anak-anak kita terlalu cepat untuk diajarkan menjadi dewasa dengan segala bentuk tindakan dan pengaruh negatif dari lingkungannya. Apakah kita harus menyalahkan mereka yang menciptakan lagu, atau group bandnya. Tidak, itu bukan tindakan yang tepat. Peranan orang tualah yang sangat berperan disini dan juga peranan guru (digugu dan ditiru), apabila kedua komponen ini bagus, maka terciptalah calon pemimpin Indonesia masa depan.

saya ingin menekankan disini, bahwa pengajaran dan lingkungan di waktu kecil akan mempengaruhi tindakan dan sikap di kala dewasa. apabila seorang ank sedari kecil sudah dibiarkan berbohong, maka kelak dewasa nantinya, anak tersebut akan menjadi pendusta, jika seorang anak sejak kecilnya dibiarkan menipu, maka kelak besarnya akan jadi koruptor sang tukang tipu.

catatan kecil ini hanya ingin mengingatkan saya nantinya, apabila di masa yang akan datang saya sudah memiliki tanggung jawab sebagai orang tua, dan dari sekarang pun saya sangat khawatir, bagaimana masa depan mereka nantinya, menurut saya tugas yang sangat berat, namun itu harus dilakukan. karena Indonesia masa depan ada di pundak anak-anak pada saat sekarang ini. mari bersama kita tingkatkan sumber daya manusia yang lebih baik.

Indonesia yang gemilang di masa depan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s